Minggu, 13 Januari 2008

Atlet Taekwondo Babel di PON 2008 TARGETKAN EMAS

edisi: Kamis, 04 Oktober 2007

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Diperkuat empat atlet yang akan berlaga di PON XVII Kaltim 2008 nanti, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Babel menargetkan dapat meraih medali emas. Keempat atlet tersebut di antaranya Renasari, Mariya Ulfa, Husni dan Mashur yang masing-masing akan bertanding pada kelas light, fin, bantam dan feather. Ketua Harian Pengprov Taekwondo Babel Muhammad Wirtsa Firdaus kepada Bangka Pos Group, Rabu (3/10) menjelaskan, untuk mencapai target tersebut tentunya harus melakukan persiapan yang matang. Di PON nanti, PBTI akan mengusung motto taekwondo Babel bergema.“Pemahaman dari bergema di sini adalah bersama, bersatu dan bergerak maju. Keempat hal tersebut saling kait mengait dan saling ketergantungan dan tidak ada yang diprioritaskan. Dengan terciptanya kebersamaan dan persatuan antar atlet menjadi modal bagi taekwondo Babel menuju emas pada PON 2008,” ungkap Wirtsa.Persiapan dan pembinaan saat ini akan mengikuti program dari KONI. “Karena dalam suasana puasa, untuk persiapan para atlet akan dilakukan pengprov setelah Lebaran atau sekitar awal bulan November,” kata Wirtsa.Wirtsa menambahkan, bagi atlet yang ada di Babel akan diserahkan di dojan (tempat latihan) masing-masing. Sedangkan untuk atlet yang masih kuliah seperti Renasari di Yogyakarta dan Mariya Ulfa di Palembang akan dititipkan pada dojan di daerah setempat.“Mengejar target, kita harus optimis dan dengan usaha,” ungkap Wirtsa. PBTI pada saat ini masih fokus untuk mengembalikan ferformance atlet seusai mengikuti TC di Sungailiat. Mengenai masalah pembiayaan menurut Wirtsa, selama TC dari bulan Januari nanti semuanya sudah disiapkan oleh KONI. Untuk biaya pembinaan dari pengprov bulan November dan keberangkatan ke Korea Selatan merupakan biaya sendiri, dengan cara mencari promotor yang ingin mendukung memajukan taekwondo di Babel.(i8)

BASKET DAN GAYA HIDUP

edisi: Kamis, 04 Oktober 2007

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Basket se-Babel, Muhammad Wirtsa bangga. Sebab kejuaraan yang digelar baru-baru ini sukses. Kejuaraan ini telah memunculkan klub Setia Sungailiat serta BBC Pangkalpinang sebagai jawara putra-putri basket Babel. Di balik itu, olahraga basket menunjukkan perkembangan seiring perjalanan waktu. Olahraga ini, menurut Wirtsa sudah menjadi gaya hidup masyarakat Babel. Seiring kesadaran untuk hidup sehat jasmani dan rohani, olahraga menjadi sebuah kebutuhan, tanpa berolahraga seperti ada sesuatu yang kurang dan pada akhirnya menjadi gaya hidup sesorang.“Kerja sama apik anak-anak BBBC (Bukit Baru Basket Club), Perbasi Kota Pangkalpinang, PT Timah, dan Bangka Pos Group telah membawa kejuaraan ini menjadi kejuaraan basket tersukses di Babel,” ujarnya.Diperkirakan penonton kejuaraan ini mencapai 3.000 orang. Wirtsa menjelaskan hal tersebut sebuah bukti kesuksesan acara ini. Produktivitas goal (shoot on the basket) mencapai 1.000 bola atau sekitar 3.000-an lebih poin dari 39 pertandingan.“Terima kasih Bangka Pos, karena hampir setiap hari kejuaraan Basket diberitakan pada halaman Super Ball, halaman yang cukup memiliki nilai jual,” kata Wirtsa seraya menambahkan kesuksesan kejuaraan juga diakui Ketua Perbasi saat menutup kejuaraan Basket Se-Babel.Perusahaan-perusahaan lain juga bisa melakukan hal yang sama, seperti PT Timah yang pertama kalinya mensponsori kegiatan basket. Wirtsa menambahkan, harapannya untuk memajukan cabang olahraga ini di Babel. Sebab dari beberapa catatan yang ada, gambaran di atas menunjukkan kalau bola basket mampu menarik perhatian beberapa komponen masyarakat.“Sebuah ketertarikan dari Bung Agus Ismunarno Pemimpin Redaksi Bangka Pos, sehingga merasa perlu membuat sebuah tulisan dengan judul Bola Basket di harian Bangka Pos hari minggu tanggal 30 September 2007,” jelasnya.(h10/din)